![]() |
| Foto mahasiswa/i dan Dosen BK |
Mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling (BK) Semester 6 Universitas Persatuan Guru 1945 NTT (UPG 45 NTT) melaksanakan kegiatan Praktik Lapangan Bimbingan dan Konseling (PLBK) di luar sekolah di Panti Syalom Belo Kota Kupang NTT ( 15 Mei 2026 )
Kegiatan ini merupakan bentuk implementasi layanan praktikum bimbingan konseling kepada masyarakat, khususnya bagi anak-anak panti asuhan.
Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk konseling kelompok dengan topik di siapkan oleh mahasiswa yakni Karir dan Pergaulan sosial. Layanan ini bertujuan untuk membantu anak-anak panti asuhan mengenali potensi diri, memahami pilihan karir di masa depan, serta mengembangkan keterampilan sosial yang diperlukan dalam kehidupan bermasyarakat.
Konseling kelompok ini menggunakan Teknik Roleplaying, dimana peserta dapat memerankan berbagai situasi sosial secara langsung menyampaikan bahwa teknik roleplaying dipilih agar anak-anak dapat belajar secara aktif dan menyenangkan.
Salah satu mahasiswa pada kesempatan Yosia Kaja mengatakan terkesan pada egiatan di panti hari ini memberikan pengalaman yang sangat berarti bagi saya. Saya belajar bahwa kebahagiaan tidak selalu tentang apa yang kita miliki, tetapi bagaimana kita bisa berbagi dan peduli kepada sesama. Suasana hangat dan kebersamaan bersama adik-adik panti membuat saya merasa bersyukur, terharu, dan lebih termotivasi untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
Sedangkan Tersia Aprilin Ga yang paling berkesan adalah ketangguhan adik- adik di panti asuhan. Dan usia mereka yang masih sangat muda, tapi sudah belajar mandiri dan bertanggung jawab. Mereka juga mudah diajak kerja sama dan punya sopan santun yang baik. Dan dalam Sesi bimbingan tadi berjalan lancar, adik-adik di panti juga mau berbagai cerita dan terlihat mereka butuh ruang untuk didengar dan didukung. Semoga kegiatan seperti ini bisa rutin dilakukan
“Melalui teknik roleplaying, anak-anak tidak hanya mendengarkan penjelasan, tetapi juga terlibat langsung dalam simulasi peran sosial dan karir. dengan harapan kegiatan ini dapat membantu mereka lebih percaya diri, mengenali minat dan bakat, serta memiliki gambaran tentang cita-cita dan peran sosial di masa depan,” ujarnya Melki Dosen BK
Lebih lanjut Melkianus Pote Hadi, dosen Mata kuliah Praktikum dalam sambutannya menyatakan 3 hal yakni:
Pertama: Kegiatan ini bertujuan untuk mengasah empati, kepekaan sosial, serta menerapkan keterampilan konseling dalam membantu anak-anak di panti asuhan, Kegiatan Kunjungan Kasih Meningkatkan jiwa sosial, empati, dan kepedulian mahasiswa terhadap sesama, serta memberikan motivasi dan dukungan emosional kepada anak-anak panti asuhan.
Bermain & Belajar Bersama: Mengadakan permainan edukatif, games kelompok, dan sesi bermain bersama untuk menghibur anak-anak.
Kedua: Mahasiwa Menyalurkan sumbangan berupa bahan pokok (sembako), alat tulis, buku, tentu hal ini kreativitas mahasiswa semeta sebagai wujud empati nyata.
Ketiga: Memberikan sesi konseling kelompok, motivasi belajar, dan pendidikan karakter. mengaji.Fokus Mata Kuliah BK Sosial: Mahasiswa mempelajari dinamika sosial, memberikan layanan konseling pada populasi khusus, serta memahami kondisi lingkungan sosial secara langsung.
Selama kegiatan berlangsung, para mahasiswa/i mampu menjalin hubungan yang baik dengan anak-anak panti. Interaksi yang tercipta tidak hanya menghadirkan suasana hangat, tetapi juga memberikan dampak positif bagi seluruh pihak yang terlibat. Kunjungan ini diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak orang untuk menumbuhkan kepedulian terhadap sesama, khususnya kepada anak-anak yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang. Langkah awal yang dilakukan ini menjadi bagian penting dalam membangun perubahan sosial yang berkelanjutan, sekaligus membuka jalan menuju masa depan yang lebih baik bagi generasi penerus bangsa,
Suasana konseling kelompok berlangsung hangat, komunikatif, dan penuh semangat. Melalui kegiatan di luar sekolah ini, mahasiswa BK UPG diharapkan mampu mengaplikasikan teori dan keterampilan konseling yang telah dipelajari di perkuliahan ke dalam praktik nyata.
Selain memberikan pengalaman profesional bagi mahasiswa, kegiatan ini juga diharapkan memberikan manfaat nyata bagi anak-anak panti asuhan dalam mempersiapkan diri menghadapi masa depan dari aspek karir dan sosial.
Sebanyak 43 mahasiswa BK UPG Semester 6 terlibat sebagai pelaksana kegiatan, dengan anak Panti Asuhan Shalom sebagai peserta konseling sekitar 4 kelompok. Kegiatan berlangsung selama 45 menit dan dipimpin oleh ketua kelompok, yang bertugas mengarahkan jalannya konseling serta menjaga dinamika kelompok agar berjalan efektif dan kondusif.
Laporan MPH

Tetap Semangat Untuk Bk 23
BalasHapusDan Juga Kesan Yang luar Biasa Dari Tersia Aprilin Ga Untuk Adik-Adik Panti Asuhan Syalom😇