Warta Edukasi Publik___Kupang. Herlina Umbu Deta M.Sc adalah Dosen aktif pada universitas Nusa Cendana, Fakultas Kedokteran dan Kedokteran Hewan, Kota Kupang Nusa Tenggara Timur
Di penghujung tahun ini, ketika kita bersiap menyambut momen liburan dan kebersamaan, penting bagi kita para pecinta hewan untuk memberikan perhatian ekstra pada kesehatan anjing kesayangan kita. Virus Parvovirus (Parvo) memang menjadi ancaman serius yang bisa mengubah sukacita liburan menjadi duka.
Mengapa Parvo Berbahaya?
Parvo adalah virus yang sangat menular dan mematikan, terutama untuk anak anjing dan anjing yang belum divaksinasi lengkap. Virus ini menyerang sistem pencernaan, menyebabkan muntah, diare berdarah, dehidrasi parah, dan dapat berakibat fatal hanya dalam hitungan hari.
Perlindungan di Akhir Tahun: Langkah Nyata
1. Pastikan Vaksinasi Lengkap - Periksa buku vaksin anjing Anda. Jika belum mendapatkan vaksin Parvo lengkap, segera konsultasikan dengan dokter hewan.
2. Hindari Area Berisiko Tinggi - Tempat umum seperti taman anjing, pet shop, atau area dengan banyak anjing lain meningkatkan risiko penularan, terutama jika anjing Anda belum divaksinasi lengkap.
3. Tingkatkan Kebersihan - Virus Parvo sangat tahan di lingkungan. Bersihkan area bermain anjing secara teratur dengan disinfektan yang tepat.
4. Waspada Gejala Awal - Kenali tanda-tanda seperti lesu, kehilangan nafsu makan, muntah, dan diarah. Segera bawa ke dokter hewan jika muncul gejala tersebut.
5. Persiapan Liburan - Jika Anda berencana membawa anjing bepergian atau menitipkannya, pastikan semua dokumen kesehatan dan vaksinasi lengkap.
Mengapa Kasus Parvo Melonjak di Akhir Tahun? Ada alasan ilmiah dan situasional di balik peningkatan kasus ini:
• Faktor Cuaca dan Ketahanan Virus: Virus Parvo sangat menyukai lingkungan yang lembap dan dingin. Di bulan Desember yang merupakan puncak musim hujan, virus ini dapat bertahan hidup lebih lama di tanah atau permukaan luar ruangan dibandingkan saat musim kemarau yang panas.
• Stres Akibat Perubahan Lingkungan: Suara kembang api, petir, hingga ramainya tamu di rumah saat liburan dapat memicu stres pada anjing. Stres meningkatkan hormon kortisol yang secara langsung menurunkan sistem imun mereka, membuat mereka lebih rentan terinfeksi.
• Mobilitas Tinggi: Liburan berarti lebih banyak anjing yang dibawa bepergian, dititipkan di pet hotel, atau bertemu anjing lain di taman. Interaksi yang tinggi ini mempercepat penyebaran virus melalui kontak tidak langsung (seperti alas kaki atau roda mobil yang membawa tanah terkontaminasi).
Refleksi Akhir Tahun
Tahun ini mengajarkan kita bahwa perawatan hewan peliharaan adalah tanggung jawab sepanjang tahun. Anjing kita bukan hanya hewan peliharaan, tetapi anggota keluarga yang memberikan cinta tanpa syarat. Melindungi mereka dari ancaman seperti Parvo adalah bentuk kasih sayang kita.
Di momen pergantian tahun ini, mari berkomitmen untuk menjadi pemilik hewan yang lebih bertanggung jawab. Dengan perlindungan yang tepat, kita bisa memastikan liburan kita diisi dengan kebahagiaan bersama teman berbulu kita, bukan dengan kecemasan atau duka.
Semoga tahun mendatang membawa kesehatan dan kebahagiaan untuk semua makhluk yang kita sayangi. Selamat liburan dan tetap waspada!
WEP02
