WAINGAPU, Warta Edukasi Publik– Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Sumba Timur secara resmi menggelar rangkaian kegiatan pembentukan dan konsolidasi pengurus Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) di tingkat kecamatan di seluruh wilayah Sumba Timur. Langkah strategis ini diambil guna memperkuat struktur organisasi partai hingga ke tingkat akar rumput.
Rangkaian kegiatan yang dipusatkan di kota Waingapu ini dihadiri langsung oleh jajaran fungsionaris DPC PKB Sumba Timur, tokoh masyarakat, serta kader dan simpatisan setempat ( Aula Hotel Padadita 19 September 2026)
Ketua DPC PKB Sumba Timur, Amdul Samad dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembentukan pengurus DPAC di tingkat kecamatan merupakan agenda krusial partai. Hal ini dilakukan untuk menyegarkan roda organisasi sekaligus memastikan mesin partai siap bergerak menyerap aspirasi masyarakat.
"PKB berkomitmen untuk selalu hadir di tengah-tengah masyarakat Sumba Timur. Melalui pembentukan DPAC yang diisi oleh figur-figur berintegritas dan memiliki kepedulian tinggi, kami optimistis PKB dapat memperjuangkan kesejahteraan warga, khususnya di sektor pertanian, peternakan, dan pemberdayaan ekonomi lokal," ujar ketua DPC PKB Sumba Timur
Proses pembentukan pengurus dilakukan secara musyawarah dan mufakat, mencerminkan nilai-nilai demokrasi yang inklusif. Struktur kepengurusan DPAC yang terbentuk kini diisi oleh kombinasi tokoh senior yang berpengalaman serta keterwakilan kader muda dan perempuan yang siap membawa energi baru bagi partai.
Selain agenda pemilihan pengurus, kegiatan ini juga diisi dengan pembekalan ideologi partai dan orientasi politik bagi para pengurus baru. DPC PKB Sumba Timur menekankan pentingnya politik kehadiran, di mana setiap kader di tingkat kecamatan wajib peka terhadap persoalan sosial dan menjadi jembatan solusi bagi masyarakat.
Masyarakat setempat menyambut baik kegiatan ini. Mereka berharap kehadiran kepengurusan DPAC PKB yang baru di tingkat kecamatan dapat membawa dampak positif dan menjadi saluran yang efektif dalam menyampaikan keluhan serta aspirasi pembangunan di wilayah pedesaan Sumba Timur.
Dengan terbentuknya struktur DPAC yang solid di tingkat kecamatan, PKB Sumba Timur menyatakan kesiapannya untuk mengawal program-program pro-rakyat serta menyongsong agenda-agenda politik ke depan dengan optimisme tinggi.
DPW PKB NTT dalam sambutannya Melkianus Pote Hadi mengatakan Kehadiran Tim Pendamping DPW PKB NTT di tengah-tengah Bapak dan Ibu sekalian bukan sekadar formalitas organisasi. Kami datang membawa amanah dari DPP dan DPW PKB untuk memastikan bahwa mesin partai kita bergerak serentak, rapi, dan solid hingga ke tingkat akar rumput (grassroots).
Pembentukan kepengurusan DPAC atau tingkat kecamatan ini adalah pilar utama perjuangan partai. DPAC adalah ujung tombak yang berhadapan langsung dengan masyarakat, mendengar keluh kesah mereka, dan membawa solusi nyata. Kita tidak bisa memenangkan pemilu atau membawa kesejahteraan bagi masyarakat sumba Timur jika strukturnya rapuh di tingkat bawah. Oleh karena itu, momentum pembentukan kepengurusan ini harus menjadi ajang penyegaran, regenerasi, sekaligus pengokohan komitmen perjuangan kita.
Lebih lanjut MPH mengatakan Dalam pembentukan kepengurusan DPAC kali ini, DPW PKB NTT menekankan tiga hal utama:
1. Konsolidasi Organisasi yang Total: Pengurus yang terbentuk haruslah figur-figur yang memiliki integritas, loyalitas, dan mau bekerja keras untuk rakyat. Kita butuh pengurus yang aktif, bukan sekadar nama di atas kertas.
2. Inklusivitas dan Kedekatan dengan Rakyat: PKB adalah partai yang moderat, nasionalis, sekaligus agamis. Rangkul semua elemen masyarakat di NTT tanpa memandang latar belakang. Jadikan kantor atau sekretariat DPAC sebagai rumah aspirasi bagi semua warga.
3. Kesiapan Menghadapi Tantangan Politik ke Depan: Kepengurusan yang kita bentuk hari ini adalah fondasi awal menuju target-target besar partai, baik dalam mengawal pembangunan daerah maupun menyongsong kontestasi politik di masa mendatang.
Kami selaku Tim Pendamping berkomitmen penuh untuk memfasilitasi, membimbing, dan memastikan proses musyawarah atau pembentukan pengurus anak cabang ini berjalan dengan demokratis, sejuk, dan mengedepankan musyawarah mufakat demi kepentingan bersama.
Turut Hadir ke 4 Anggota DPRD Sumba Timur pada kegiatan ini.
